SINYAL wifi UNTUK SMART HOME assistant putus nyambung? Bisa jadi karena Hal ini

sinyal wifi untuk smart home assistant

Penggunaan home smart home assistant sangat tergantung pada jaringan internet, seperti AVARO robotic vacuum cleaner, AVARO WiFi Smart IP Cam, dan perangkat lainnya. Saat ini, perangkat tersebut umum terkoneksi dengan menggunakan konektivitas WiFi sehingga keberadaan WiFi sangatlah vital. 

Sayangnya, teknologi konekivitas WiFi bukanlah teknologi yang sempurna, tanpa celah. Sistem konektivitas jaringan internet ini tidak luput dari gangguan akibat  adanya sistem konektivitas persinyalan lainnya, seperti misalnya WiFI putus nyambung, susah di-pairing, tidak terdeteksi, dan lain sebagainya.  

Efek Koneksi USB3.0 ke Sinyal WiFi

Salah satu gangguan persinyalan WiFi adalah gangguan sinyal akibat penggunaan USB3.0. Jenis USB ini memang makin banyak digunakan di beragam perangkat elektronika saat ini, termasuk di charger atau power adaptor.

Tentu saja, keunggulan USB 3.0 dibandingkan USB 2.0 adalah kecepatannya. Jika USB 2.0 memiliki kecepatan sekitar 40MBps, USB 3.0 dapat mencapai 400MBps.   

Tetapi, kualitas transfer data yang cepat tersebut ternyata berpengaruh pada kualitas lalu lintas data yang berbasis teknologi frekuensi radio alias wireless. Banyak yang mengeluhkan WiFi-nya bermasalah saat menggunakan USB3.0 dalam waktu bersamaan.

Dijelaskan secara mudah bahwa penggunaan USB port 3.0 berpotensi menyebabkan interferensi atau tabrakan dengan sinyal WiFi yang sama-sama berada di frekuensi 2,4GHz. Beberapa penelitian membuktikan.

Menurut penjelasan dari Ken Loyd, Director Produk D-Link, USB 3.0 memiliki kecepatan sinyal hingga  5Gbps. Kecepatan transfer data yang sangat cepat dan besar ini berpotensi menimbulkan distorsi elektromagnetik yang besar.

Gangguan dari spektrum data USB 3.0 memungkinkan gangguan pada SNR (signal-to-noise ratio) frekuensi WiFi dan membatasi sensitivitas penerimaan sinyal nirkabel pada perangkat yang berada di dekat konektor USB 3.0.

Gangguan tersebut dapat beraneka ragam. Namun, yang paling sering terjadi adalah diskoneksi atau putus-nyambung. Frekuensi putus-nyambung WiFi tersebut tidak menentu. Terkadang muncul, terkadang tidak. Seiring dengan besaran gangguan gelombang elektromagnetik yang terjadi.

 

 Apa Solusi untuk Meminimalkan Gangguan WiFi?

 

Meski para produsen perangkat WiFi sudah berlomba menyempurnakan produknya, tetapi tentu saja kendala ini memang masih banyak kita alami karena “tabrakan” frekuensi yang tak bisa terhindarkan. Sebagai pengguna, yang bisa kita lakukan adalah dengan meminimalkan efek gesekan tersebut.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

  1. Pastikan Anda menggunakan kabel USB 3.0 berkualitas tinggi saat menyambungkan perangkat apa pun ke port USB 3.0. Kabel data berkualitas tinggi mempunyai pelindung atau isolator yang mampu mengisolasi dan meminimalkan efek elektromagnetik.

  2. Konfigurasikan router WiFi Anda untuk menggunakan saluran Wi-fi yang berbeda. Anda juga bisa mengatur router untuk memindai saluran dengan gangguan paling sedikit. Saat ini, ada beberapa router WiFi yang bisa secara otomatis mencari dan beralih ke kanal frekuensi tanpa gangguan.

  3. Jika Anda menggunakan USB 3.0, sebaiknya pindah ke USB2.0 untuk menyambungkan perangkat dongle receiver perangkat gaming nirkabel. Mungkin kecepatannya akan menurun, tetapi selama masih nyaman digunakan, USB2.0 tetap bisa diandalkan.

  4. Jika tetap ingin menggunakan port USB3.0, tambahkan USB Hub yang memungkinkan konektor jaraknya agak jauh sehingga distorsinya tidak mengganggu jaringan WiFi.

  5. Pastikan posisi router WiFi kamu jauh dari paparan elektromagnetik yang berpotensi mengganggu sinyal WiFi yang dipancarkannya.

  6.  Ada baiknya perangkat home smart assistant Anda beroperasi dalam jangkauan sinyal WiFi yang maksimal. Sebagai contoh, Anda bisa menempatkan AVARO Robotic Vacuum Cleaner X1 dalam ruangan yang satu ruangan dengan router. 

Nah, buat Anda yang mengalami gangguan WiFi saat mau mengaktifkan smart home assistant, cek dulu apakah memang sedang menggunakan USB 3.0 di saat bersamaan. Selain itu, pastikan kondisi baterai perangkat smart home assistant Anda dalam keadaan yang baik. Seperti kita ketahui bersama, penggunaan konektivitas WiFi cukup menguras energi baterai. 

 

type your search

Reach out to us anytime and lets create a better future for all technology users together, forever. We are open to all types of collab offers and tons more.